ALT_IMG

Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB

LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.

ALT_IMG

Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam

Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..

Alt img

Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal

Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...

ALT_IMG

Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur

Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...

ALT_IMG

Pemimpin Oh Pemimpin

Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...

Selasa, 20 September 2011

Din Syamsudin: Islam Untuk Keselamatan Manusia

0 komentar
    Islam adalah agama yang memberikan keselamatan kepada umat manusia. Demikian dipaparkan Sirajuddin Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Senin 19 September 2011 lalu, dalam acara Studium General di UMP.  Menurut pria yang lebih dikenal Din Syamsudin ini, keselamatan itu termaktub dalam kata Islam yang secara etimologi berasal dari kata salam yang artinya “keselamatan”. Disamping itu, menurut Din, Islam juga bukan merupakan agama bawaan dari suatu kaum atau bangsa, meskipun dalam konteks sejarah, Islam diturunkan pertama kali kepada suku Quraisy.
    “Oleh karena itu, Islam tidak menggunakan kata-kata Arab sebagai nama Agama walaupun turun di Arab,
Continue reading →
Minggu, 18 September 2011

HAKIKAT MAHASISWA

1 komentar
Oleh: Diana Kartika Sari *

Mahasiswa merupakan cikal bakal sebuah tatanan majunya suatu bangsa. Ini karena mahasiswa memiliki kemampuan kompleks yang dapat memberikan sumbangsihnya bagi masyarakat pada lingkup mikro dan bangsa dalam lingkup makro baik dari pemikiran maupun tingkah laku. Mahasiswa juga mempunyai peranan vital dalam setiap sector kehidupan. Namun semua hal itu tidak semata-mata tidak disematkan kepada mereka. Beban berat yang disematkan di pundak mereka membutuhkan wawasan yang luas dan usaha yang tidak pantang menyerah untuk dapat  mengangkatnya.
Tugas Berat
Mahasiwa memiliki tugas utama yaitu tidak lain belajar,
Continue reading →
Rabu, 08 Juni 2011

PEMILU GUBERNUR BEM FKIP DIANGGAP PREMATUR

0 komentar
Akhirnya, Gubernur BEM FKIP yang baru telah terpilih. Melalui pemilihan langsung, mahasiswa FKIP telah menentukan siapa yang menjadi pemimpinnya. Namun, proses demokrasi yang berlangsung cepat ini masih menyisakan persoalan.

            Tepatnya Senin (6/6) malam di depan sekretariat BEM FKIP telah dilaksanakan perhitungan suara hasil dari pemilihan Gubernur BEM. Febri Yatmiko mahasiswa PGSD semester 4 memenangkan perolehan suara. Dari 1080 pemilih, Febri Yatmiko mendapat 603 suara dan Alfian 441 suara. 29 suara tidaksah sementara 7 suara abstain.  
            Perhitungan suara tersebut berjalan dengan lancar, namun jika melihat proses sebelumnya ketika pemilihan berlangsung masih dijumpai beberapa persoalan. Persoalan pertama yang masih menjadi PR yaitu masih rendahnya jumlah pemilih yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut. Dari 3385 total mahasiswa aktif FKIP hanya 1080 yang memberikan suara. Persoalan selanjutnya yaitu ketidakkonsistennya KPU dalam menjalankan aturan yang berbeda di setiap TPS, dan Tidak diperkenankannya mahasiswa angkatan 2006  ke bawah untuk memilih. Serta adanya indikasi kecurangan dengan menggelembungkan suara.
            Dari keempat TPS tersebut ada yang memperbolehkan mereka memilih tanpa memperlihatkan kartu
Continue reading →

Ketika Nalar Demokratis Mahasiswa Meredup

4 komentar
Musyawarah Akbar Mahasiswa Fakultas  Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (MAMF  FKIP) telah usai. Dewan Mahasiswa (DEMA) yang baru pun telah terpilih. Namun, dibalik sukses pesta demokrasi lingkup fakultas terbesar di UMP raya ini menyisakan bom waktu yang mengancam proses demokratisasi kampus biru UMP.

Sudah menjadi tradisi ketika sekelompok mahasiswa beradu argumen dalam sebuah persidangan. Tak jarang mereka menghabiskan waktu hingga larut malam untuk mencapai titik temu. Tak ada yang salah sampai titik ini. Namun, ketika proses ini berujung pada perdebatan tanpa landasan jelas yang tak jelas pula substansinya, maka saat itu pula mereka lepas dari identitasnya sebagai figur intelektual.
Barangkali inilah gambaran MAMF FKIP yang berlangsung Rabu hingga Kamis lalu (1-2/6). Pasalnya, sidang tertinggi ini dinilai tidak lagi mampu menampung aspirasi berbagai kalangan sebab adanya kepentingan segolongan orang. “Sidang ini yang semestinya untuk kepentingan FKIP ternyata ditunggangi kepentingan segolongan orang  saja,” tutur Ketua Dema UMP, Aldi.
Continue reading →
Rabu, 25 Mei 2011

KAPITALISME

0 komentar
Pemikiran Kapitalisme adl sebuah sistem ekonomi yg filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Sistem ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia. Tetapi ia terus melakukan tekanan-tekanannya dan campur tangan politis sosial dan kultural terhadap bangsa-bangsa di dunia.

SEJARAH BERDIRI DAN TOKOH-TOKOHNYA
       Eropa pernah diperintah kerajaan Romawi yg telah mewariskan sistem feodalistik. Dalam rentang waktu antara abad ke-14 sampai abad ke-16 muncul apa yg disebut kelas bourgeois mengiring tahap feodal dimana keduanya saling mengisi. Kemudian sejak awal abad ke-16 secara bertahap fase borjuis disusul dgn fase kapitalisme. Maka yg pertama kali muncul ialah seruan kebebasan menyusul seruan-seruan nasionalisme sekuler dan penciutan dominasi spiritual Paus.
       Di Perancis kemudian muncul aliran bebas pada pertengahan abad ke-18 yg melahirkan kaum naturalis . Para propagandisnya yg terkenal antara lain

Francois Quesnay . Lahir di Versailes Perancis dan bekerja sebagai dokter di istana Louis XV.
Continue reading →
Selasa, 24 Mei 2011

PERGANTIAN REKTOR, MAHASISWA TERIMA “MATANG”

1 komentar

Empat tahun sudah Syamsuhadi Irsyad SH.,MH memegang kendali kebijakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Tahun 2011 ini pemilihan rektor akan dilakukan kembali, tepatnya pada rabu (25/05) nanti. Perhelatan 4 tahunan ini mempunyai andil besar untuk menentukan seperti apa kampus biru ini. Namun sayangnya, tidak semua elemen kampus dapat turut serta menyuarakan keinginannya terkait sosok rektor periode selanjutnya. Bahkan ironis, mahasiswa tidak tahu kalau ada pemilihan rektor.
Continue reading →
Minggu, 22 Mei 2011
1 komentar

Asal Usul Kata "Indonesia"

Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "pulau". Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.Pada tahun 1850.


George Earl 

http://www.mygenealogypage.com/pics/georgeearlsmith.jpg
Seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".Murid dari Earl.

James Richardson Logan 
 http://cgc.rncan.gc.ca/paleogal/images/paleogsc/gsc200121.jpg
Menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India. Namun, penulisan akademik Belanda di mediaHindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indië), atau Hindia (Indië); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).

 File:Eduard Douwes Dekker - 001.jpg
Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.

Adolf Bastian 
 File:Adolf Bastian.jpg
Dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara)


Yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.
Continue reading →

Labels