![]() |
| Seorang mahasiswi yang gagal mengakses internet di UMP |
Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB
LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.
Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam
Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..
Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal
Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...
Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur
Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...
Pemimpin Oh Pemimpin
Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...
Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal
Sistem Kepartaian Rentan Konflik Horizontal
Keluarga Mahasiswa Universitas Muhamaddiyah Purwokerto (KM UMP) yang sejak berdiri pada 20 JUNI 1998 menganut sistem kelembagaan kini memetamorfosakan dirinya menyerupai sistem yang ada di Indonesia, yaitu menggunakan sistem kepartaian.A.N.Y
Dia sosok motivator muda, terbaik di dunia maya.
Dia sosok tegar yang membekukan tiap tetesan.
Kumpulan Puisi Efry
LembayungDipelataran hati yang paling samudra
Ombak bertabur memandikan karang
Yang ingin menghapus sengatan bulu babi
Hari ini lembayung mulai berganti
Dan sisa jejak menjadi sejarah
Pada setapak yang ku amini
Purwokerto, 2012
Anggur
sampai batas senja
diam diam aku menuang anggur
yang berdenting sunyi
untuk merayakan pertemuan kau aku
yang berakhir padam
Purwokerto, 2012
Merpati yang Tak Mau Pulang
sampai fajar tiba merpati itu tak juga pulang
padahal dingin yang merupa pisau
terus menusuk setiap pori pori
dan merayakan gerimis
pada rindu yang begitu batu
Purwokerto, 2012
Tentang Sebuah Sejarah
tiuapan angin menyapa telinga
mata berkedip letih di hamparan malam,
di antara batu yang meditasikan sunyi
malam masih panjang
cahaya lampau telah lunak
untuk menembus lorong keadaan
tapi jelaga asap rokok
masih setia mengingatkan
pada tarian sejarah
Purwokerto, 2012
Biodata :
Hendrik Efriyadi, lahir di desa Mandiraja Wetan, Madiraja, Banjarnegara, 1 februari 1994. Saat ini tercatat sebagai mahasiswa di UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO. Aktif menjadi anggota Komunitas Penyair Institut (KPI), Alamat rumah: Mandiraja Wetan Rt. 4 Rw.3 Mandiraja, Banjarnegara 54373.
Senja , Kamu , Rindu
| Elinthia, Pengirim Puisi |
merangkai alfabet, ilustrasi kalimat, menulis dengan hati,percaya padaku! ini hanya untuk kamu!tak pernah terpikir untuk menyingkirkankarena bukan berarti hilang ,membuang bukan berarti tak sanggup untuk daur .pikirlah . untuk kembali memeluk ku , senja ..cipta rasa nyata dalam senja yang membisu dalam rindu adalahdekapan hangat tanpa komando ..mungkin dan pasti, tidak berteman dan tidak sendiri..bicara di kekinian tentang seluruh arti rindu, jangan henti dulu................................................ peluk!
Elinthia Ratih Kartika
Mahasiswa Prodi PKn, Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2010
Mahasiswa Tergilas Akibat Kebijakan Kampus
![]() |
Spanduk pengumuman yang berisi kebijakan baru untuk membayar uang registrasi semester ganjil tahun ajaran 2012/2013 |
Diskusi Publik Bukan Hanya Untuk Lembaga
Tepat hari ini, Kamis (28/6) dilaksanakan Pemilihan Umum Raya (Pemira) sebagai helatan akbar menjelang berakhirnya KOSMA XI.
Agenda Pemilu dipersiapkan j...auh-jauh hari oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dewan Mahasiswa (DEMA). Namun masih ada saja permasalahan klasik kerap ditemui.
Seperti tahun-tahun sebelumnya rangkaian pemilu tak mendapat respon hangat dari sebagian besar mahasiswa.
Novianda Tiara, Ketua DEMA 2012/2013 bahwa pihaknya menyayangkan kurang adanya respon dari mahasiswa dalam menentukan calon pemimpin mereka.
Terbukti dalam agenda diskusi publik yang digelar di kantin UMP, Rabu (27/6) kemarin tak lebih dari satu persen mahasiswa yang menghadiri.
"Jangankan diskusi publik, KOSMA saja mereka tidak mau berangkat“ kata Novianda.
Adanya diskusi publik bertujuan untuk mensosialisasikan visi misi Capres dan Cawapres. Melalui forum ini pula mahasiswa dapat mengetahui kapabilitas calon pemimpinnya.
Namun yang disayangkan banyak dari mereka yang mengetahui bahwa rangkaian agenda KOSMA merupakan forum yang dikhususkan bagi lembaga. Mahasiswa tak memahami bahwa ini merupakan forum diskusi untuk mahasiswa UMP tanpa kecuali.
Polemik yang terjadi dihampir setiap generasi ini tak sepenuhnya disebabkan karena ketidaktahuan mahasiswa. Karena kebanyakan dari mereka tidak mendapat informasi terkait rangkaian agenda KOSMA. Termasuk di dalamnya penyelenggaraan diskusi publik, sehingga menyebabkan forum diskusi sebagian besar hanya dihadiri mahasiswa lembaga.
Begitu juga dengan KPU sebagai penyelenggara dinilai masih kurang gencar dalam melakukan sosialisasi. Terbukti masih banyak mahasiswa yang tidak mengetahui kapan dan dimana forum ini berlangsung.
"Wah ngga tahu diskusi publik ada dimana," kata Tia N. Istianah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester empat.
Begitu juga dengan Asti, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester dua mengatakan, bahwa ia tidak mengetahui waktu pelaksanaan diskusi publik.
Informasi rangkaian agenda pemilu raya seharusnya disampaikan secara intensif sehingga helatan akbar ini menjadi media efektif untuk menentukan Presma dan Wapresma. (Bhas_Dina)



