ALT_IMG

Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB

LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.

ALT_IMG

Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam

Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..

Alt img

Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal

Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...

ALT_IMG

Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur

Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...

ALT_IMG

Pemimpin Oh Pemimpin

Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...

Sabtu, 14 Mei 2011

Kamuflase Revitalisasi

0 komentar
Senja jatuh di batas kota
Ku kenal namun ilusi yang ada
Hitler menarikan tangan besinya
Kuat dan gagah perkasa
Terumbu karang berjejer rapat
Mempersiapkan liang lahat
Menjebak dan memperangkap
Namun kosong tak mantap
Continue reading →

Akreditasi Program Studi Universitas Muhammadiyah Purwokerto

8 komentar
No.
WIL.
Tk.
Perguran Tinggi
Program Studi
No. SK
Th. SK
Peringkat
Tgl. Daluwarsa (th-bl-tg)
Status Daluwarsa
1
06
D-III
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Akuntansi
002
2008
B
2013-05-23
masih berlaku
2
06
D-III
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Ilmu Keperawatan
009
2009
C
2014-06-26
masih berlaku
3
06
D-III
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Manajemen Pemasaran
002
2008
C
2013-05-23
masih berlaku
4
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Agribisnis / Sosial Ekonomi Pertanian
023
2010
C
2015-10-29
masih berlaku
5
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Akuntansi
007
2006
B
2011-06-29
46 hari lagi kadaluarsa
6
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Budidaya Tanaman Hortikultura
033
2000
B
2005-11-23
Kadaluarsa
7
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Farmasi
001
2008
B
2013-04-18
masih berlaku
8
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Ilmu Hukum
028
2006
B
2011-01-26
Kadaluarsa
9
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Keperawatan
020
2008
C
2013-08-29
masih berlaku

10
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Manajemen
012
2007
C
2012-06-09
masih berlaku
11
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Agama Islam
020
2010
B
2015-10-08
masih berlaku
12
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Bahasa Inggris
014
2007
B
2012-06-30
masih berlaku
13
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
028
2007
B
2012-11-26
masih berlaku
14
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Biologi
018
2010
B
2015-09-17
masih berlaku
15
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Geografi
016
2007
C
2012-08-03
masih berlaku
16
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
024
2010
B
2015-11-05
masih berlaku
17
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Matematika
015
2007
B
2012-07-10
masih berlaku
18
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
002
2002
B
2007-03-08
Kadaluarsa
19
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Pendidikan Sejarah
016
2009
B
2014-06-26
masih berlaku
20
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Psikologi
018
2007
B
2012-08-18
masih berlaku
21
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Sastra Inggris
001
2008
C
2013-04-18
masih berlaku
22
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Teknik Elektro
018
2007
C
2012-08-18
masih berlaku
23
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Teknik Kimia
022
2010
C
2015-10-22
masih berlaku
24
06
S1
Univ. Muhammadiyah Purwokerto
Teknik Sipil
022
2010
C
2015-10-22
masih berlaku
Diunduh pada Sabtu 14 Mei 2011
Continue reading →

Musang ( Musyawarah Anggota )

1 komentar
Photobucket
Suasana Musang di Aula UKM Baru


Continue reading →
Kamis, 28 April 2011

Oki Setiana Dewi, Pemeran Utama Film "Ketika Cinta Bertasbih"

4 komentar

Mengenal Sosok Oki Setiana Dewi Lebih Dekat Junaedi, Universitas Muhammadiya Purwoketo.

Bagi sebagian orang menulis buku diary dianggap bukan hal penting. Namun berbeda dengan Oki Setiana Dewi yang sejak duduk di bangku SD telah mengabadikan sejarah hidupnya melalui tulisan di diarynya. " I will be.....How to get it" adalah penggalan kalimat di diary nya yang terus memberikan semangat meraih kesuksesan.
Gadis yang lahir di Batam Kepulauan Riau pada 13 Januari 22 tahun silam itu meraih popularitasnya setelah tampil apik dalam film "Ketika Cinta Bertasbih (KCB)" dalam perannya sebagai Anna. Terbukti, Ia berhasil menyabet dua penghargaan dalam Indonesia Movie Awards sebagai pemeran pendatang baru terbaik dan pemeran wanita utama terbaik dari film tersebut.
Rupanya kesuksesan aktris berjilbab itu tidak hanya didapat karena film itu saja. Sebelum bermain peran di film yang 

Continue reading →
Jumat, 30 Januari 2009

OPINI

1 komentar

“Lakban” Itu Bernama BKM

Panas masih menyengat siang itu. Namun hal itu tidak membuat Warso berhenti berlari-lari menuju Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ). Peluh yang mengucur deras didahinya tak ia pedulikan. Ketika penulis mencegatnya, ia mengatakan, besok ia akan dapat beasiswa dari kampus.
Dahi saya berkerut. Heran. Setahu penulis, Warso tidak mempunyai prestasi yang membuat cukup bangga. Baik bagi dirinya, orang tuannya, apalagi bagi bangsa dan negaranya. IPK nya pun pas-pasan. Bahkan hampir mendekati Nasakom ( Nasib Satu Koma ) Ketika mendapati namanya terpampang dalam daftar penerima beasiswa, Warso gembira luara biasa. Paginya, tanggal 29 Januari 2009, bersama kawan-kawan lainnya, ia bergegas meluncur ke gedung rektorat. Setelah menunjukan KTM, ia berkata; “Alhamdulilah aku dapat uang Rp.500 ribu,”
Malam harinya, ia mengajak kawan-kawan kos nya pergi makan-makan.
Ya, Warso memang mendapat uang dari kampus. Namun ketika penulis bertanya uang apa, ia tidak menjawab secara pasti-untuk tidak mengatakan tidak tahu menahu asal muasal uang itu-pertanyaan itu.
Anehnya, ketika penulis bertanya kepada mahasiswa lain yang penerima BKM, hampir tak ada satu pun yang mengetahui asal muasal kenapa kampus memberikan uang sebesar Rp.500 ribu. Bagi sebagian penerima, mereka sudah cukup bangga menerima uang sebesar itu. Tanpa harus repot-repot mengetahui maksud dan tujuan pemberian uang itu.
Setelah penulis menelusuri, ternyata penulis mendapat satu jawaban; uang BKM merupakan kompensasi kenaikan harga BBM imbas kebijakan SBY-JK beberapa waktu yang lalu. Jika yang menerima kompensasi kenaikan harga BBM adalah rakyat miskin ( BLT ) maka itu wajar. Sebab, pemerintah menerapkan beberapa criteria bagi penerima BLT. Salah satunya harus mempunyai surat keterangan miskin dari lurah atau kepala desa.
Namun ketika penerima kompensasi BBM itu adalah mahasiswa, maka kemudian muncul banyak pertanyaan. Apa maksud dan tujuan pemberian kompensasi kenaikan harga BBM itu bagi mahasiswa? Lalu apa standarisasinya? Jika rakyat miskin yang menerima BLT, standarisasinya sangat jelas yakni, keterangan tidak mampu dari pejabat berwenang.
Jika mengamati daftar mahasiswa yang menerima dana BKM, maka akan dapat ditarik satu benang merah. Semua mahasiswa yang mendapat uang BKM ternyata adalah mahasiswa yang aktif berorganisasi. Oke, jika itu standarisasinya. Mahasiswa yang aktif berorganisasi memang layak diberi penghargaan. Hanya saja ada beberapa catatan yang mesti harus digaris bawahi. Yakni, banyak daftar penerima dana BKM hanya tercantum dalam struktur organisasi bersangkutan, tanpa memberi kontribusi bagi kemajuan oragnisasi ( non aktif ). Sementara banyak juga mahasiswa yang jungkir balik memberikan kontribusi, namun tidak mendapatkan penghargaan itu.
Kemudian jika standarisasinya sudah terjawab, lalu apa maksud dan tujuan pemberian dana BKM itu? Penulis berusaha menjawab pertanyaan tersebut. Semoga analisis ini benar. Jika kampus hanya memberikan uang BKM kepada para organisatoris ( aktivis ), maka tidak lain hanyalah untuk membuat mahasiswa “diam”. Sebab, perubahan-perubahan sejarah di negeri ini kerap dimulai dan dimotori oleh mahasiswa. Jika SBY-JK menaikan harga BBM, hal pasti yang akan terjadi adalah protes dari kelompok mahasiswa. Nah, dalam konteks ini, tentu SBY-JK telah berpikir bagaimana menangani mahasiswa yang “nakal” itu. Dengan demikian, dana BKM tentu menjadi semacam “Lakban” yang berfungsi untuk menutup mulut.
Penulis tidak bermaksud menyalakan mahasiswa penerima dana BKM, maupun pihak kampus yang memberikan uang tersebut. Penulis hanya ingin mengajak pembaca bertanya pada diri sendiri. Siapapun orangnya, termasuk penulis, tentu tidak akan menolak jika diberi uang. Apalagi saat ini harga-harga bahan pokok meroket. Persis roket Israel yang diluncurkan menuju Palestina, lalu meluluh-lantahkan apapun yang terkena roket itu. Masih perlukah pemerintah meredam mahasiswa, mengingat hari ini kebanyakan mahasiswa hanyut dalam kultur hedonis yang semakin akut? Dan kenapa rakyat miskin yang jelas-jelas paling parah terkena roket kenaikan harga BBM itu hanya menerima Rp.300 ribu per bulan?
Jika kita tidak mampu bertanya pada siapapun, barangkali pertanyaan Ebiet G Ade perlu kita catut. “Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang…”

*Penulis adalah pengamat gerakan mahasiswa.
Continue reading →
Senin, 26 Januari 2009

KOPMA UMP Bangkit Dari Kehancuran

1 komentar


KOPMA UMP
Bangkit Dari Kehancuran
Sekitar tahun 1995 koperasi mahasiswa “LEBAH” UMP mengalami masa kejayaaan. Hal itu dapat dilihat dari asset yang dimiliki KOPMA saat itu yakni, took, wartel dan mini market . Fungsi koperasi sebagai wadah pembelajaran mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dapat terlaksana dan tercapai dengan maksimal. Namun masa-masa kejayaan tersebut tidak berlangsung lama. Sekitar tahun 1997-2003 koperasi mahasiswa (KOPMA) UMP mengalami kemunduran, bahkan kehancuran.
Hal itu diakui oleh ketua KOPMA “Lebah” periode 2007-2008 Hendri Siswanto. Menurutnya, KOPMA sempat mengalami masa kejayaan dengan banyak memiliki unit usaha. Namun hal itu tidak berlangsung lama, karena ada oknum yang melakukan penyelewengan dana. “Hal inilah yang menyebabkan KOPMA hancur dan tidak mendapat kepercayaan dari berbagai pihak, terutama dari birokrasi,” katanya.
Pada masa-masa tersebut menurut mahasiswa Bahasa Inggris ini, semua program tidak dapat berjalan. Untuk menumbuhkan kepercayaan dari pihak birokrasi, para pengurus kopma melakukan beberapa hal, salah satunya adalah berusaha memberikan yang terbaik dengan keihlasan, membangun komitmen diantara anggota serta melakukan koordinasi dengan BEM.
Baru setelah tahun 2005, PR III UMP Drs Banani Makmur dinilai oleh pengurus KOPMA mempunyai itikad baik untuk membangun dan membangkitkan kembali kopma “LEBAH” UMP. Mengutip kalimat PR III, Hendri mengatakan, koperasi merupakan wadah untuk belajar bagi mahasiswa dalam berorganisasi terutama dibidang kewirausahaan, sehingga penting untuk menghidupkan kembali kopma “LEBAH” UMP
Itikad PR III tersebut diwujudkan dalam bentuk tindakan riil seperti, mengadakan berbagai pertemuan dan pelatihan; membangun sistem yang baru, dan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap Kopma. “Pak Banani berharap agar kopma dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai kejayaan seperti dulu, pengurusnya dapat bersikap amanah dan tanggung jawab, dapat melakukan kerjasama antar anggota serta pengawasan dapat berjalan dengan maksimal,” kata Hendri mengutip kalimat PR III.
Sementara itu, PR III Drs Banani Ma’mur mengungkapkan, Kopma mengalami kehancuran karena ada salah satu oknum Kopma yang tidak amanah dan tidak bertanggung jawab, disamping pengawasan yang lemah dari dari kampus. Oknum tersebut menurut Banani adalah mahasiswi dari prodi Matematika yang pada waktu itu duduk disemester akhir.
“Setelah kejadian penyelewengan dana oleh oknum tersebut, pihak kampus bersikap lebih hati-hati dan mawas diri agar kejadian tidak terulang kembali,”katanya. Langkah ini dilakukan agar Kopma dapat bangkit dari kehuncuran serta dapat memetik himah dari kejadian tersebut. ( Litsa & Kaniyah Bhas )
Continue reading →
Senin, 05 Januari 2009

Hot News

1 komentar

Segera terbit buletin bhaskara edisi febuari 2008
apa dan mengapa student government UMP mengalami kemunduran di sagala aspek
Continue reading →

Labels