ALT_IMG

Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB

LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.

ALT_IMG

Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam

Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..

Alt img

Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal

Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...

ALT_IMG

Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur

Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...

ALT_IMG

Pemimpin Oh Pemimpin

Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...

Rabu, 08 Juni 2011

PEMILU GUBERNUR BEM FKIP DIANGGAP PREMATUR

0 komentar
Akhirnya, Gubernur BEM FKIP yang baru telah terpilih. Melalui pemilihan langsung, mahasiswa FKIP telah menentukan siapa yang menjadi pemimpinnya. Namun, proses demokrasi yang berlangsung cepat ini masih menyisakan persoalan.

            Tepatnya Senin (6/6) malam di depan sekretariat BEM FKIP telah dilaksanakan perhitungan suara hasil dari pemilihan Gubernur BEM. Febri Yatmiko mahasiswa PGSD semester 4 memenangkan perolehan suara. Dari 1080 pemilih, Febri Yatmiko mendapat 603 suara dan Alfian 441 suara. 29 suara tidaksah sementara 7 suara abstain.  
            Perhitungan suara tersebut berjalan dengan lancar, namun jika melihat proses sebelumnya ketika pemilihan berlangsung masih dijumpai beberapa persoalan. Persoalan pertama yang masih menjadi PR yaitu masih rendahnya jumlah pemilih yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut. Dari 3385 total mahasiswa aktif FKIP hanya 1080 yang memberikan suara. Persoalan selanjutnya yaitu ketidakkonsistennya KPU dalam menjalankan aturan yang berbeda di setiap TPS, dan Tidak diperkenankannya mahasiswa angkatan 2006  ke bawah untuk memilih. Serta adanya indikasi kecurangan dengan menggelembungkan suara.
            Dari keempat TPS tersebut ada yang memperbolehkan mereka memilih tanpa memperlihatkan kartu
Continue reading →

Ketika Nalar Demokratis Mahasiswa Meredup

4 komentar
Musyawarah Akbar Mahasiswa Fakultas  Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (MAMF  FKIP) telah usai. Dewan Mahasiswa (DEMA) yang baru pun telah terpilih. Namun, dibalik sukses pesta demokrasi lingkup fakultas terbesar di UMP raya ini menyisakan bom waktu yang mengancam proses demokratisasi kampus biru UMP.

Sudah menjadi tradisi ketika sekelompok mahasiswa beradu argumen dalam sebuah persidangan. Tak jarang mereka menghabiskan waktu hingga larut malam untuk mencapai titik temu. Tak ada yang salah sampai titik ini. Namun, ketika proses ini berujung pada perdebatan tanpa landasan jelas yang tak jelas pula substansinya, maka saat itu pula mereka lepas dari identitasnya sebagai figur intelektual.
Barangkali inilah gambaran MAMF FKIP yang berlangsung Rabu hingga Kamis lalu (1-2/6). Pasalnya, sidang tertinggi ini dinilai tidak lagi mampu menampung aspirasi berbagai kalangan sebab adanya kepentingan segolongan orang. “Sidang ini yang semestinya untuk kepentingan FKIP ternyata ditunggangi kepentingan segolongan orang  saja,” tutur Ketua Dema UMP, Aldi.
Continue reading →
Rabu, 25 Mei 2011

KAPITALISME

0 komentar
Pemikiran Kapitalisme adl sebuah sistem ekonomi yg filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Sistem ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia. Tetapi ia terus melakukan tekanan-tekanannya dan campur tangan politis sosial dan kultural terhadap bangsa-bangsa di dunia.

SEJARAH BERDIRI DAN TOKOH-TOKOHNYA
       Eropa pernah diperintah kerajaan Romawi yg telah mewariskan sistem feodalistik. Dalam rentang waktu antara abad ke-14 sampai abad ke-16 muncul apa yg disebut kelas bourgeois mengiring tahap feodal dimana keduanya saling mengisi. Kemudian sejak awal abad ke-16 secara bertahap fase borjuis disusul dgn fase kapitalisme. Maka yg pertama kali muncul ialah seruan kebebasan menyusul seruan-seruan nasionalisme sekuler dan penciutan dominasi spiritual Paus.
       Di Perancis kemudian muncul aliran bebas pada pertengahan abad ke-18 yg melahirkan kaum naturalis . Para propagandisnya yg terkenal antara lain

Francois Quesnay . Lahir di Versailes Perancis dan bekerja sebagai dokter di istana Louis XV.
Continue reading →
Selasa, 24 Mei 2011

PERGANTIAN REKTOR, MAHASISWA TERIMA “MATANG”

1 komentar

Empat tahun sudah Syamsuhadi Irsyad SH.,MH memegang kendali kebijakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Tahun 2011 ini pemilihan rektor akan dilakukan kembali, tepatnya pada rabu (25/05) nanti. Perhelatan 4 tahunan ini mempunyai andil besar untuk menentukan seperti apa kampus biru ini. Namun sayangnya, tidak semua elemen kampus dapat turut serta menyuarakan keinginannya terkait sosok rektor periode selanjutnya. Bahkan ironis, mahasiswa tidak tahu kalau ada pemilihan rektor.
Continue reading →
Minggu, 22 Mei 2011
1 komentar

Asal Usul Kata "Indonesia"

Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "pulau". Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.Pada tahun 1850.


George Earl 

http://www.mygenealogypage.com/pics/georgeearlsmith.jpg
Seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".Murid dari Earl.

James Richardson Logan 
 http://cgc.rncan.gc.ca/paleogal/images/paleogsc/gsc200121.jpg
Menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India. Namun, penulisan akademik Belanda di mediaHindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indië), atau Hindia (Indië); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).

 File:Eduard Douwes Dekker - 001.jpg
Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.

Adolf Bastian 
 File:Adolf Bastian.jpg
Dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara)


Yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.
Continue reading →

Kapal Bertenaga Surya Pertama di Dunia !

0 komentar

Menyusul sukses pesawat bertenaga sinar matahari, Solar Impulse, kini ada sebuah kapal laut bertenaga surya. Kapal ini sedang dalam perjalanan mengelilingi dunia. Seperti apa kapal unik ini?




Kapal bertenaga surya bernama Tûranor Planet Solar. Kapal ini murni menggunakan tenaga matahari sebagai sumber energinya. Sebanyak 825 keping panel surya dengan luas 537 meter persegi, terpasang di bagian sayap kiri dan kanan. Panel - panel surya ini mampu menghasilkan listrik 93,5 klioWatt. Listrik yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan dua baling - baling. Masing - masing berdiameter 1,8 meter.












Continue reading →
Selasa, 17 Mei 2011

Gerakan Pembaharuan Pendidikan Esensialisme dan Perennialisme

0 komentar
A. Esensialisme

1. Orientasi umum

a. Batasan

Esesensialisme modern dalam pendidikan adalah gerakan pendidikan yang memprotes terhadap skeptisisme dan sinisme dari gerakan Progresisvisme terhadap nilai-nilai yang tertanam dalam warisan budaya/sosial. Menurut Esesensialisme, nilai-nilai yang tertanam dalam warisan budaya/sosial adalah nilai-nilai kemanusiaan yang terbentuk secara berangsur-angsur dengan melalui kerja keras dan susah payah selama beratus tahun, dan di dalamnya telah teruji dalam gagasan-gagasan dan cita-cita yang telah teruji dalam perjalanan waktu.


b. Karakteristik

Ciri-ciri Filsafat Pendidikan Esesensialisme, yang disarikan oleh William C. Bagley adalah sebagai berikut :

1) Minat-minat yang kuat dan tahan lama sering tumbuh dari upaya-upaya belajar awal yang memikat atau menarik perhatian bukan karena dorongan dari dalam jiwa.

2) Pengawasan, pengarahan, dan bimbingan orang yang belum dewasa adalah melekat dalam masa balita yang panjang atau keharusan ketergantungan yang khusus pada spesies manusia.

3) Oleh karena kemampuan untuk mendisiplinkan diri harus menjadi tujuan pendidikan, maka menegakkan disiplin adalah suatu cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Di kalangan individu maupun bangsa, kebebasan yang sesungguhnya selalu merupakan sesuatu yang dicapai melalui perjuangan, tidak pernah merupakan pemberian.

4) Esesensialisme menawarkan teori yang kokoh kuat tentang pendidikan, sedangkan sekolah-sekolah pesaingnya (progresivisme) memberikan sebuah teori yang lemah. Apabila terdapat sebuah pertanyaan di masa lampau tentang jenis teori pendidikan yang diperlukan sejumlah kecil masyarakat demokrasi di dunia, maka pertanyaan tersebut tidak ada lagi pada hari ini.

Continue reading →

Labels