ALT_IMG

Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB

LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.

ALT_IMG

Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam

Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..

Alt img

Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal

Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...

ALT_IMG

Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur

Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...

ALT_IMG

Pemimpin Oh Pemimpin

Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...

Minggu, 07 Agustus 2016

BKM lantik kepengurusan baru

1 komentar

Pengambilan sumpah Kepengurusan Badan Keuangan Mahasiswa (BKM UMP Periode -2016-2017 

Bhaskara - Badan Keuangan Mahasiswa (BKM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melantik kepengurusan baru periode 2016-2017 di gedung Pusat Bahasa ruang  F.1 04, Jumat malam (5/8). Diantaranya, 18 personil BKM bersumpah akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban, berjuang dan memajukan KM UMP melalui kepengurusan BKM serta mentaati dan menjalankan garis-garis perjuangan KM UMP. 

Direktur BKM periode 2016-2017, Yolanda Pratiwi melampirkan struktur kepengurusan ini dengan rincian sebagai berikut : 
Direktur BKM, Yolanda Pratiwi
Sekertaris 1, Annas Nurul Hidayat
Sekertaris 2, Septi Wahyuningsih
Bendahara 1, Risa Nawangsari Basuki
Bendahara 2, Triana Murdaningtyas
Bidang Auditing, koordinator yakni Endyah Siwi Masyhtoh dan diantaranya anggota yaitu Tria widi Pangestika, Anesdiana Novianty, Dema Javi Lorensya dan Ina Angrestias S.
Bidang Pengelolaan Data, koordinator yakni Wafa Nur Hidayah dengan keanggotaan Mila Indra wati , Apriliyanti Ningtiyas,  Chossy Rakhmawati dan Vina Dinata Kamila A.
Bidang Advokasi, koordinator Rahmat Dwi Nugroho dan beberapa anggota yakni Dwi Yugo Yulianto dan Almer Aldin Pratama P. 

Presiden terpilih, Odi Junaidi mengatakan bahwa kepengurusan BKM  ini dituntut agar mampu amanah dan harapannya supaya bisa mendampingi teman-teman lembaga dalam menaungi keuangan mahasiswa. “Tentunya BKM supaya bertugas dan menjalankan amanahnya dengan baik dalam mendampingi kawan-kawan lembaga satu periode kedepan.” Ujarnya. 

“Dengan adanya pelantikan ini disadari bahwa hal ini merupakan langkah awal tugas berat yang akan diemban selama satu periode mendatang. ” Imbuhnya

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Agus Purwadiminta mengamini bahwa tidak mudah mengkritisi keuangan mahasiswa namun ia mengapresiasi mahasiswa yang bersedia mendedikasikan waktunya untuk menjembatani lembaga dan Biro kemahasiswaan dalam hal keuangan. #infoump (UK/Bhas)
Continue reading →
Sabtu, 30 Juli 2016

Rektor dorong Organisatoris intelek dan produktif

0 komentar
Utamakan Pelantikan Presma dan wapresma

Pelantikan dan pengambilan sumpah presiden dan wakil presiden mahasiswa terpilih periode 2016-2017.

  Bhaskara- Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Syamsuhadi Irsyad hadir memberikan restu dalam pelantikan presiden dan wakil presiden mahasiswa terpilih periode 2016-2017 yakni Odi Junaidi dan M.Imam Ibadi, Jumat malam (29/7) di Loby Fakultas Teknik UMP.

   "Saya mengutamakan lebih dulu hadir pada undangan pergantian presiden dan wakil presiden mahasiswa.” Ujarnya saat menyampaikan sambutan yang bertepatan saat malam peksimida berlangsung. Dia pun menambahkan bahwa  pelantikan ini menjadi cerminan pengembangan dimasa lalu sehingga silahkan kepengurusan presiden beserta jajarannya selama satu tahun mendatang mempersiapkan dengan serius agar mampu memberi arti bagi perkembangan, pemikiran, langkah dan tujuan dari tanggung jawab masing-masing.

  "Namun dikala sibuk, presiden terpilih dan jajarannya jangan sampai kalah oleh teman-teman yang tidak aktif dalam keorganisasian." Ungkapnya. Dia mendorong organisatoris untuk memiliki nilai dari kemampuan akal dan memperhatikan pemanfaatan waktu yang mampu dikelola baik.


Bahan evaluasi

    Demisioner presiden periode 2015-2016, Bayu Prayoga mengakui kekurangannya sebagai pemimpin dalam mendorong berorganisasinya mahasiswa. "Padahal salah satu visi kabinet kami adanya gerakan nasional tetapi tidak mampu terwujud karena konsen dengan sesuatu yang bersifat internal.” jelasnya.

     "Ini dapat dijadikan bahan koreksi dan evaluasi kepemimpinan odi-imam." Imbuhnya. Dia pun berpesan untuk melanjutkan sesuatu yang telah dimulai dalam kabinet sebelumnya.


Momen pergerakan

       Presiden terpilih, Odi Junaidi melantunkan visi yang dibangun dengan harapan adanya partisipasi dan sinergitas KM UMP sebagai momen pergerakan untuk menunjukkan kapasitasnya.

      "Kami menyadari amanah ini merupakan beban moral dan tanggung jawab yang besar, semoga kepercayaan ini menjadikan KM UMP lebih baik lagi." Harapnya. #infoUMP (UK/Bhas)
Continue reading →
Selasa, 19 Juli 2016

Rekam Jejak Calon Presiden

0 komentar

 Tri Adi Saputro adalah mahasiswa Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, tercatat mulain menjadi mahasiswa UMP tahun 2013. Lahir di Purbalingga 14 Mei 1994. Bertempat tinggal di Desa Penaruban RT.01 RW.02, Kec. Kaligondang, Kab. Purbalingga. Menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun 2006 di MI Istiqomah Sambas Purbalingga, lalu melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP N 5 Purbalingga hingga 2009, kemudian ia melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas di SMA N 1 Padamara dan selesai tahun 2012.
    Beberapa organisasi intra kampus pernah diikutinya, diantaranya pada tahun 2015 menjabat Advokasi di HMPS Teknik, lalu pada kepemiminan Presiden BEM U tahun 2015-2016, saat terjadi reshuffle ke tiga, ia dipercaya menduduki jabatan staf Kemendagri. Capaian akademiknya meraih IPK 2,53.

    Reynaldi Haryan Prasetio adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, tercatat mulai menjadi mahasiswa UMP tahun 2013. Lahir di Purbalingga 23 April 1994. Bertempat tinggal di Desa Makam RT.02 RW.05, Kec. Rembang, Kab. Purbalingga. Menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun 2006 di SD N 1 Makam, lalu melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP N 2 Remabng hingga 2009, kemudia ia melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas di SMA N 1 Rembang dan selesai tahun 2012.
       Pada tahun 2015 ia menjabat sebagai ketua di HMPS PPKN. Tercatat pernah berproses di UKM Teater Perisai namun akhirnya menghilang tanpa konfirmasi saat hari pementasan, saat itu ia dipercaya menjadi pemeran utama dalam pementasan bertajuk “Bahtera” tahun 2015. Capaian akademiknya meraih IPK 2,37.

     Odi Junaedi adalah mahasiswa Fakultas Keguruan  dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, tercatat mulai menjadi mahasiswa UMP tahun 2013. Lahir di Banyumas 9 Agustus 1994. Bertempat tinggal di Jl. Kemiri RT.05 RW.04, Kec. Sumpiuh, Kab. Banyumas. Menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun 2006 di SD N 5 Glempang Pasir, lalu melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP N 1 Sumpiuh hingga 2010, kemudia ia melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas di SMA N 1 Sumpiuh dan selesai tahun 2013.
    Beberapa organisasi intra kampus pernah diikutinya, diantaranya pada tahun 2014-2016 menjabat sebagai pengurus di HMPS PGSD dua periode, lalu pada kepemiminan Presiden BEM U tahun 2015-2016, ia dipercaya menduduki jabatan Menteri Advokasi. Capaian akademiknya meraih IPK 3,78.

      Muhammad Imam Ibadi adalah mahasiswa Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Informatika, tercatat mulai menjadi mahasiswa UMP tahun 2013. Lahir di Lampung 9 Januari 1996. Mahasiswa perantauan ini tinggal di Jl. Letnan Sudani RT.03 RW.02, Kembaran Kulon, Kab. Purbalingga. Menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun 2007 di MI Al-Falah Lampung, lalu melanjutkan pendidikan menengah pertama di MTs Al-Falah Lampung hingga 2010, kemudia ia melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas di MA Al-Falah Lampung dan selesai tahun 2013.
    Beberapa organisasi intra kampus pernah diikutinya, diantaranya pada tahun 2014-2015 menjabat sebagai staf Departemen Kerohanian. Ia juga aktif sebagai pengurus UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) LDK Al-Khafi tahun 2014-2016 selama dua periode. Lalu pada kepemiminan Presiden BEM U tahun 2015-2016, ia dipercaya menduduki jabatan Menteri Agama. Capaian akademiknya meraih IPK 2,70.
Continue reading →
Senin, 18 Juli 2016

Menanti KM UMP Produktif

0 komentar
    
   Bhaskara- Dalam menyongsong Hari Pemilihan Umum Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) mahasiswa UMP akan dilaksanakan pada hari Rabu (20/7). Kampanye calon nomor urut satu dan dua telah dilakukan dengan berbagai media termasuk melalui media sosial. Hal ini menjadi ajang pengenalan wajah masa depan KM UMP satu periode kedepan. Dari kedua kandidat pun menawarkan visi dan misi serta program unggulan masing-masing demi pembenahan KM UMP. 
Capres nomor urut satu, Tri Adi Saputro mengatakan bahwa dalam mewujudkan visinya yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam, dia menawarkan adanya perpustakaan online untuk KM UMP, melaksanakan pengabdian masyarakat melalui pendirian TPQ di sekitar UMP dan menciptakan budaya intelektual dengan forum dialektika. 
"Minat baca mahasiswa UMP sangat kurang, makanya kita perlu menciptakan hal baru dengan hadirnya perpustakaan online sesuai referensi dari DIKTI, juga mengajak mahasiswa akan terjun langsung ke masyarakat dan merangkul seluruh mahasiswa dengan diskusi publik dan debat,” katanya.
Salah satu strategi yang akan digunakan Capres-Cawapres nomor urut satu, yaitu pembenahan dalam internal terlebih dahulu. Langkahnya yaitu mengaktifkan forum diskusi ke lembaga lewat forum gubernur dengan mengerahkan mentri-mentri untuk terjun langsung ke fakultas dan meneruskan ke masing-masing HMPS dan ke mahasiswanya.
  "Kita mengaktifkan forum yang sudah ada di Fakultas termasuk forum UKM dan dibenahi.” Ujar Adi. Cawapres, Reynaldi Haryan Prasetio menambahkan dengan adanya forum ini tujuannya juga merubah stigma masa lalu mengenai kinerja BEM yang belum mewadahi seluruh mahasiswa.          Adapun target yang diharapkan oleh kandidat nomor satu sudah bisa dirasakan dalam waktu enam bulan kepengurusan dan telah menghasilkan produk.  
Adapun Capres Cawapres nomor urut dua, Odi Junaedi dan M. Imam ibadi mengatakan perumusan visi misi ini terlahir dari analisis mengenai KM UMP. Visi dari kandidat ini yakni mewujudkan BEM UMP yang berkarakter, edukatif dan berdedikasi untuk KM UMP. 
“Inilah yang dibutuhkan KM UMP saat ini, yaitu karakter pemimpin untuk menjadi contoh dengan menanamkan nilai keislaman, kejujuran dan kedisiplinan serta cinta kebangsaan, edukatif yakni mengembalikan fungsi mahasiswa untuk menyebarkan intelegensinya dan berdedikasi terhadap KM UMP dengan pembuktian melalui tindakan,” jelas Odi. 
Dia mengatakan bahwa program yang akan dilaksanakan adalah restorasi mahasiswa yakni pengembalian pamor dari mahasiswa yaitu tidak hanya belajar akademik tetapi harus memiliki kompeten dan progresif. Strategi yang akan diterapkan, yakni melalui edukasi untuk memunculkan figur pemimpin, begitupula jiwa berorganisasinya mahasiswa baru dan lembaga, karena ini juga merupakan salah satu wadah pembelajaran untuk mahasiswa seluruhnya. “Kita akan mewujudkannya melalui edukasi, pembelajaran dan pelatihan,” ungkap Imam.
Dalam pencapaian rencana yang dicanangkan, mereka mengharapkan ini dapat terlaksana secepatnya. Sesegera mungkin melaksanakannya, tentunya dengan adanya persiapan kurikulum yang matang dan mencoba merealisasikan di hari-hari Besar seperti Hari Sumpah Pemuda. “Sedangkan tujuan utamanya adalah pembenahan KM UMP yang lebih baik dengan meminimalisir krisis kepemimpinan.” Imbuhnya.
Tentunya dengan hadirnya dua kandidat ini menjadi harapan baru bagi KM UMP. Pernyataan senada terlontar dari kedua kandidat. Dari pasangan nomor urut satu mengatakan mereka bersedia mencalonkan diri sebagai Capres-Cawapres karena terdorong melihat kondisi UMP yang krisis pemimpin dan ini mendapat dukungan dari teman-teman. “Saya ingin menunjukkan bahwa inilah proses pembelajaran,” kata Adi. Sementara Reynaldi menambahkan dirinya tergerak karena melihat BEM sebelumnya kurang mengena pada mahasiswa. “Saya akan mencoba dan mengetahui pembelajarannya,” ucapnya. 
Begitupula dengan pasangan nomor urut dua mengaku termotivasi mencalonkan diri karena bekal yang sudah diperoleh sebelumnya. “Pengalaman ini membuat saya paham tentang sosok pemimpin yang dibutuhkan,” ungkap Odi. Dia menambahkan hal ini juga mendapat dukungan dari teman-teman lembaga dan senior yang siap membimbing serta restu dari orang tua. Cawapres nomor urut dua, Imam mengatakan lebih tertarik mencalonkan diri karena ingin mengembalikan KM UMP yang taat AD/ART serta citra BEM sebagai contoh bagi lembaga dibawahnya. 
Kedua kandidat sepakat, bahwa siapapun yang akan diamanahkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2016-2017, mereka akan tetap memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan dalam visi dan misi masing-masing dan harapannya bisa terealisasikan. (UK/Bhas)

Continue reading →
Minggu, 26 Juni 2016

korban longsor terisolir

0 komentar

Foto:Detik.docxxhx


Foto:Detik.doc
 


Bhaskara - Tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan terisolasinya dua desa di kabupaten Purworejo. Hal ini diakibatkan karena akses utama menuju kedua desa tersebut rusak tertimbun longsoran tanah. Imbasnya, sekitar 1400 warga dari dua desa tersebut hanya mengandalkan bantuan yang datang, karena perekonomian mereka yang lumpuh total, Sabtu (25/6).
 Sugeng, selaku kepala dusun Kradenan mengatakan memang tidak seluruhnya bergantung pada bantuan, Tapi sebagian besar kebutuhan masih bergantung pada bantuan.
Hal ini disampaikan Sugeng di posko Desa Tlogorejo Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Sabtu (25/6/2016) dikutip dari detikNews.
 Desa Tlogorejo menjadi desa terakhir atau terjauh setelah Desa Sudimoro yang hingga hari ini hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau kendaraan offroad melalui aliran sungai.
 Menurut Sugeng, warga desa setempat sangat kesulitan saat hendak melakukan aktivitas kerjanya dan membeli kebutuhan keluarganya karena akses jalan rusak "Kami mau beli (kebutuhan hidup) gimana tidak bisa keluar desa, belum mulai kerja. Masih kerja bakti dulu. Kerjanya ya kalau punya peliharaan saja," katanya.
Sedangkan kondisi mereka tak hanya terisolir juga terputus dari aliran listrik. Setiap malam tiba, warga hanya menyalakaan lilin untuk penerangan. “Lilin kami dapat dari bantuan juga," imbuhnya. Untuk mengambil bantuan di dua desa terdekat, yakni Desa Ngaran dan Desa Sudimoro, mereka harus berjalan 2-5 km. Desa Tlogorejo berjarak sekitar 15 km dari Kota Purworejo jika ditempuh dari Dusun Caok dan Desa Sudimoro.
Namun karena jalur tersebut putus, masih ada jalur lain melalui Kaligesing. Namun jaraknya lebih jauh dua kali lipat dengan kondisi jalan yang curam dan rusak sehingga hanya kendaraan offroad yang bisa digunakan untuk melaluinya. Keadaan yang sama terjadi di Desa Sudimoro. Sekretaris Desa Sudimoro, Turiah berharap perbaikan jalan yang ambrol dan tertutup longsor segera rampung, serta aliran listrik kembali normal.
"Kami tidak bisa mencari nafkah. Tidak bisa apa-apa. Karena meski bertani, mau jualnya juga susah karena jadi jatuh harganya karena biaya transportasi mahal," ulasnya. Seorang warga Desa Sudimoro, Asrofi mengaku dia dan warga lainnya sudah mulai tertekan dengan kondisi ini.
"Sudah mulai stres karena tidak bisa apa-apa, tidak bisa ke mana-mana. Kerja tidak bisa," kata Asrofi. Bantuan yang dibutuhkan dua desa ini yakni lampu penerbangan darurat, senter, sembako, bahan makanan segar, hingga bensin. Siang ini dua alat berat mulai bekerja menyingkirkan material lumpur dan batuan yang menimbun jalan yang menjadi tumpuan warga tersebut. Pihak PLN sempat menjanjikan kepada Sugeng dalam 2-3 hari ke depan desanya akan bisa kembali mendapat aliran listrik. "Kemarin bilangnya 3-4 hari lagi. Semoga bisa selesai (perbaikannya)," harap Sugeng. (DK/Bhaskara)
Continue reading →
Sabtu, 18 Juni 2016

Tantang mahasiswa UMP menjadi Cendikiawan Muslim

0 komentar
   



       Bhaskara- Tantang Mahasiswa UMP menjadi cendikiawan Muslim dalam Seminar Mahasiswa dan lomba essai  The power of youth oleh Ust. Drs. H. Basuki AR, M.Si yaitu seorang trainer utama di sinergi leadership center Yogyakarta Pada sabtu, (18/6) di AK. Anshori UMP‎
       
         UMP sebagai universitas berbasis islam dan mayoritas civitas akademik muslim menjadi tempat yang tepat untuk mengembalikan semangatnya untuk menjadi cendikiawan/mahasiswa muslim yang unggul dalam bidang keilmuan dan keislamannya.‎ Dalam seminar yang di fasilitasi oleh Ikatan Remaja masjid Ahmad Dahlan (Irmadah), Ust. Basuki mengungkapkan bahwa seorang cendikiawan/mahasiswa Muslim itu memiliki ciri-ciri seperti Bersungguh-sungguh mencari ilmu, mampu mempertahankan pendirian dan keimanannya, memenuhi janji allah dan menghadirkan kebaikan serta rajin bangun malam (berdzikir dan berdoa) juga hanya takut kepada Allah. 
“Idealnya mahasiswa muslim seperti itu.” tuturnya seraya menjelaskan PPT nya. ‎‎
       Akan tetapi tantangannya umat islam itu adanya ancaman atas sekularisasi dan westernisasi yang meninggalkan atau memisahkan din islam. Padahal sebagai mahasiswa muslim itu layaknya kognitif (memiliki pendidikan) dan memiliki rasa dengan islam sehingga ilmunya menyatu dengan keislamannya Kutipan dari Dr. Abu saam (fisikawan) dalam mengkritisi umat islam “sesungguhnya dunia islam belum meyakini perkembangan sains dan teknologi adalah warisan generasi islam terdahulu.”

        Maka dari itu pada era modernisasi diperlukan sosok mahasiswa /cendikiawan muslim yang unggul. Ust. Basuki memberi tips ‎Agar tetap eksis maka seorang cendikiawan harus mengerti‎ Peran dan tggung jawabnya.
"Menjadi Agent of Change dengan berkomitmen terhadap perbaikan, lalu Iron stock, yaitu senantiasa membina diri baik intelektual kepribadian dan kepemimpinan dan moral force yaitu menjadi dai, berlatih mengajak masyarakat dengan cara berorganisasi, da'wah demi tujuan menegakan keadilan dan kebenaran.” Paparnya.‎
Berani hidup , tidak skeptis‎ dan memberikan respon serta mampu mengadopsi arus teknologi dan modernisasi menjadi kuncinya, karena ‎mahasiswa harus reformasi total yaitu diri reformasi keilmuan/intelektualitas serta manajemen‎

        Pada akhirnya yang diharapkan dari Potret  mahasiswa muslim itu bukan karena gelar status atau popularitas tetapi intensitas proses internalisasi dan fungsionalisasi pendekatan pada Allah.
‎‎‎
Continue reading →

wajah UMP kala Ramadhan sore

0 komentar
 
Pedagang dan pembeli memadati pelataran UMP 
UKM Gasebu sedang melantun lagu untuk masyarakat sekitar UMP (una)
      Kegiatan ramadhan gak pernah lepas dari yang namanya ritual ngabuburit. Entah anak-anak, remaja bahkan para orang tua memadati jalan raya dan tempat keramaian lainnya. Tak luput dari itu, UMP yang notabenenya perguruan tinggi disulap menjadi pasar dadakan/ pasar kaget. Banyak pedagang kaki lima berjualan disana sehingga menarik pembeli untuk memadati pelataran UMP.
  UKM Gasebu pun turut memeriahkan sore ramadhan. Mereka menghibur masyarakat yang berlalu lalang sedang berburu makanan untuk berbuka puasa dan pedagang yang sedang menjajakan jajanannya dengan beberapa lantunan lagu. 
   Putu salah seorang anggota Gasebu yang kami temui sore ini (17/6) menuturkan, "ini hanya aksi menghibur sembari ngabuburit mengisi sore menjelang berbuka, ini juga sekaligus persiapan untuk roadshow ramadhan blues yang akan di selenggarakan 22 juni 2016. Moment ini dimanfaatkan sekaligus untuk menghimpun dana untuk acara free HTM ramadhan blues nantinya.” Ujarnya saat lagu “juwita malam" selesai dilantunkan.  (bhas_Una)
Continue reading →

Labels