Lomba Karya Jurnalistik Se BARLINGMASCAKEB
LPM BHASKARA Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Lomba Karya jurnalistik Untuk Pelajar Se Barlingmascakeb dengan tema Buramnya Pendidikan Di Negriku.Download Formulir dan Ketentuan Lomba.
Adat Istiadat Perlu Berjalan Berdampingan Dengn Aqidah Islam
Awan mendung menyelimuti langit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), rintik hujan mulai membasahi gedung-gedung mewah kampus biru. Pada saat yang bersamaan, tampak mahasiswa lalu lalang menuju lantai tiga di gedung PKM yang belum genap dua tahun dibangun itu.Selengkapnya..
Pengelolaan Hotspot Belum Maksimal
Hotspot yang akhir-akhir ini menjadi popular, karena kemudahan dan keefektifannya membuat hotspot digemari para pecinta dunia maya. Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) merupakan salah satu yang menggunakan teknologi hotspot.Selengkapnya...
Buruknya Konsolidasi, Kesebelasan BEM Mundur
Belum genap satu periode kepengurusan, para pentolan Lembaga Tinggi sudah mulai meninggalkan kursi jabatannya. Terbukti dengan mundurnya 11 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2012/2013 yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penampung aspirasi mahasiswa. Selengkapnya...
Pemimpin Oh Pemimpin
Dengan air mata ini... Ku berharap kepadamu... Pemimpin... Selengkapnya...
PERGANTIAN REKTOR, MAHASISWA TERIMA “MATANG”
Asal Usul Kata "Indonesia"
George Earl
Seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".Murid dari Earl.
James Richardson Logan
Menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India. Namun, penulisan akademik Belanda di mediaHindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indië), atau Hindia (Indië); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).
Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.
Adolf Bastian
Dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara)
Yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.
Kapal Bertenaga Surya Pertama di Dunia !

Menyusul sukses pesawat bertenaga sinar matahari, Solar Impulse, kini ada sebuah kapal laut bertenaga surya. Kapal ini sedang dalam perjalanan mengelilingi dunia. Seperti apa kapal unik ini?
